| Monday, 02 November 2009 | |
| KOTA Mekkah menjadi salah satu tujuan utama umat muslim di dunia karena pelaksanaan haji dan umrah terpusat di kota suci tersebut.Setiap umat Islam pasti ingin ke sana. Sebagai kota suci umat Islam, Mekkah mengalami perkembangan yang cukup pesat terutama di sekitar Masjidilharam.Keberadaan Masjidilharam menjadi magnet yang membuat umat Islam di seluruh dunia ingin mengunjunginya. Masjidilharam, yang terletak di tengah Kota Mekkah, merupakan masjid tertua di dunia. Masjid ini selalu ramai dikunjungi umat Islam untuk beribadah salat, umrah, haji, dan belajar ilmu agama Islam. Masjidilharam memiliki tujuh menara dan 64 pintu gerbang yang masingmasing mempunyai nama tersendiri seperti Bab As-Salam, tempat orang yang pertama memasukinya dan akan melakukan tawaf; dan Bab As-Safa (pintu Safa), pintu keluar menuju Bukit Safa untuk melakukan Sai.Kompleks bangunan Masjidilharam seluas lebih kurang 360.000 meter ini mampu menampung empat juta jamaah saat musim haji. Di dalam Masjidilharam terdapat Kakbah, maqom (tempat berdiri) Nabi Ibrahim AS, Hajar Aswad, dan Sumur Zamzam. Namun, keberadaan Sumur Zamzam saat ini sudah tidak dapat dijumpai karena sudah ditutup sehingga membuat jamaah yang melakukan tawaf semakin lancar.Namun,jutaan jamaah dapat menikmatinya setiap waktu karena hampir di setiap sudut Masjidilharam disediakan tempat khusus bagi jamaah yang ingin menikmatnya. Kota Mekkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan Kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timur laut Kota Jeddah.Secara geografis Kota Mekkah merupakan lembah sempit dikelilingi gunung bebatuan. Hujan beberapa jam yang mengguyur Kota Mekkah bisa membuat beberapa sudut kota tergenang air. Kini masyarakat Mekkah tidak pernah mengalami kesulitan air yang diperoleh dari penyulingan air laut. Keindahan Kota Mekkah semakin terlihat cantik di malam hari karena sinar lampu yang tersebar di berbagai jalan begitu indah. Melihat Kota Mekkah di malam seperti siang hari.Pemerintah Arab Saudi pun terus melakukan berbagai perbaikan untuk memberikan kenyamanan kepada para tamu Allah.Tampak fasilitas sosial seperti taman kota. Kebiasaan masyarakat Mekkah menghabiskan waktu di malam hari bersama keluarga yakni mengunjungi taman kota karena udara malam hari terasa sejuk. Saat di taman mereka membentangkan alas semacam karpet dan membawa makanan ringan.Saat anak-anak bermain di taman, para orang tua biasanya mengawasi sambil membaca atau ngobrol dengan yang lain. Sedangkan secara ekonomi, Kota Mekkah dikenal sebagai kota bisnis. Saat musim haji hampir seluruh hotel berbintang lima dan melati dipenuhi jutaan jamaah dari berbagai belahan bumi. Begitu juga saat Ramadan tiba.Kota Mekkah seakan tidak pernah tidur menemani jamaah yang datang. Jutaan jamaah hilir mudik dengan berbagai karakter, budaya, dan status sosial. Begitu juga dengan kandungan sumber daya alam berupa minyak bumi yang berlimpah. Untuk diketahui, pada hari pertama, Minggu (1/11) terdapat 6.000 jamaah secara berurutan memasuki Kota Mekkah. Demikian pula hari-hari berikut dengan jumlah yang tidak berbeda. Gelombang terakhir jamaah Indonesia yang mendarat di Madinah pada 7 November. Rombongan jamaah pertama yang tiba di Mekkah adalah Kloter 1 JKS asal DKI. Menempuh perjalanan darat dengan bus sekitar tujuh jam,pukul 14.00 tiba di Mekkah. Kloter 1 DKI beranggotakan 455 jamaah itu ditampung di dua pondokan di Kaasan Bakhutmah, sekitar enam kilometer dari Masjidilharam. (boy iskandar/mch) Dikutip dari harian seputar indonesia |
Senin, 02 November 2009
sport,..music and muslim
Kota Impian Muslim Sedunia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar